Saturday, August 6, 2011

STILL NEED Fabregas


Thiago Alcantara is not the successor to Xavi??
    Thiago  Alcantara menjadi bintang di turnamen pra musim audi cup pekan lalu. Dia mencetak dua gol kemenangan Barcelona atas Bayern Munchen di partai final. Kehebatan dan kegeniusan Thiago Alcantara di lini tengah Barcelona membuat pelatih Josep Guardiola didesak manajemen agar untuk sementara menghentikan minatnya terhadap Cesc Fabregas.
    Aksi gemilang Alcantara seolah menegaskan bahwa Barcelona sudah menemukan penerus Xavi Hernandez tanpa perlu mengeluarkan dana puluhan juta euro. Hampir semua syarat untuk menjadi gelandang super di lini tengah telah di miliki Alcantara. Anehnya pelatih Josep Guardiola tetap ngotot memburu Fabregas.
    Tentunya pelatih berusia 40 tahun ini memiliki pandangan tersendiri. Alcantara memang hebat. tapi dia bukan penerus Xavi. Karakter permainan pemain muda yang hampir di bajak Chelsea dan Arsenal tersebut justru lebih mirip Andres Iniesta. Kemampuan menjaga bola Alcantara tak sebaik Xavi. Kelebihan Alcantara lebih pada dribel dan menusuk ke pertahanan lawan. Ya, Alcantara lebih mirip Iniesta. Sementara yang mirip Xavi adalah Fabregas.
     Pep sangat ngotot untuk mendatangkan Fabregas pada musim panas ini karena punya alasan yang kuat. Dia sadar betul bahwa Fabregas tidak serta-merta hanya menggantikan peran Xavi pada musim pertamanya. Pep igin Fabregas bisa bermain satu atau dua musim dulu dengan Xavi agar transfer ilmu yang terjadi bisa lebih mantap. Oleh karena itulah, Pep ngotot minta manajemen untuk tidak menjual Alcantara sembari terus menyarankan untuk membeli Fabregas. Dalam visi Pep duet Alcantara-Fabregas adalah Reinkarnasi dari duo Xavi-Iniesta pada masa mendatang.
    " Saya masih sangat berharap Cesc Fabregas bisa bergabung dengan kami," kata Pep. Demi mendapatkan Fabregas, Pep sampai sediki menafikan kebutuhan di lini belakang. Patut diketahui, meski musim lalu pertahanan Barcelona sangat solid, sebenarnya rawan prahara. Pep hanya mempunyai dua bek tengah murni yakni Gerard Pique dan Carles Puyol karena Gabirel Milito tidak masuk rencana musim depan. Sementara Sergio Busquet, Javier Mascherano, dan Eric Abidal adalah pemain dari posisi lain yang dipaksa bermain sebagai bek tengah.
      Meski bagus, kualitasnya tetap tak bisa disamakan bek tengah murni. Menurut kabar dari El Mundo Deportivo, Pep sekarang sedikit melunak. Jika akhirnya Fabregas gagal diboyong, dia merelakan Direktur Olahraga Andoni Zubizarreta membeli bek baru dengan uang yang sebelumnya direncanakan untuk biaya transfer Fabregas.

No comments:

Post a Comment

ptp